Sudah Seminggu Disembelih, Ayam Jago Masih Juga Hidup

Posted on Posted in artikel penting

Sudah-Seminggu-Disembelih-Ayam-Jago-Masih-HidupAyam jago milik Budi Santoso warga Desa Kaibahan – Pekalongan, meski ayam jagonya sudah disembelih seminggu namun masih hidup bebas berkeliaran, dan makanan yang barusan dimakannya keluar lagi dari urat leher yang telah putus disembelih.

Ayam jago tersebut disembelih saat ada hajatan sepekan lalu namun ternyata tidak juga mati, sementara tiga ekor ayam jago lainnya yang juga disembelih sudah mati dan di jadikan makanan saat hajatan.

“Saat melamar inilah, ada seserahan antara lain empat ayam. Ayam-ayam tersebut seperti biasanya rencananya kita buat ayam panggang. Kita potong ayam itu semuanya,” kata Budi .

Meski sudah dipotong kata dia, sudah hampir sepekan, ayam ini tetap hidup. Ayam itu tetap dilepas, makan, minum dan berkeliaran di sekitar rumah. “Tapi, kalau makan atau minum, ya keluar lagi melalui leher yang sudah putus itu,” imbuh Budi.

Budi, pemilik ayam sendiri mengaku masih bingung dengan keadaan ayam tersebut. Bahkan, berbagai upaya dilakukan termasuk meminta doa para sesepuh, namun ayam itu belum juga mati.

Dia menambahkan ayam itu dipotong oleh imam musala setempat, yakni Ciswoyo, yang biasa memotong ayam di dusun setempat. “Pertama kali, saya potong ayam ini dari empat ayam. Pisau masih tajam. Yang saya herankan, tiga ayam mati, yang pertama saya potong belum mati-mati sampai sekarang,” kata Ciswoyo.

Dia sendiri juga merasa heran, mengingat cara motong ayam juga sudah benar, sesuai dengan apa yang dilakukan selama ini. “Ayam dipotong pada hari Selasa itutidak mati-mati. Sudah putus baik itu tenggorokan maupun otot nadinya. Itu saat motong sudah memenuhi syariat Islam,” jelas Ciswoyo.

Sementara itu, peristiwa unik tersebut, ditanggapi pihak Dinas Ketahanan dan Pertanian, Bidang Peternakan, Kabupaten Pekalongan.

Menurut drh Mutasin Billah, Kepala Bidang Peternakan, kejadian memotong ayam yang sampai beberapa hari tidak mati, dimungkinkan saat proses pemotongan tidak sempurna.